DAFTAR HARGA DAN CARA PEMESANAN HERBAL

DAFTAR HARGA :

1.Nigella Sativa : Rp.50.000,-

2.Nigella Sativa Garlic : Rp.60.000,-

3.Nigella Sativa 3G : Rp.60.000,-

4.Nigella Sativa GnG Rp.60.000,-

5. Nigella Sativa OIL : Rp.60.000,-

6. Nigella Propolis : Rp.70.000,-

7. Garlic Propolis : Rp.70.000,-

8.Islamic Bioenergizer : Rp. 70.000,-

9.Tetes Mata Nabi : Rp.50.000,-

10. HONEY KURKISTIN : Rp.70.000,-

11. Makjun Yaman : Rp.100.000,-

12.OLIVE OIL FACIAL WASH : Rp.70.000,-

13. Nigella Sativa Facial Wash : Rp. 80.000,-

14. OLIVE OIL CAPS : Rp.60.000,-

15. 100 % bee propolis powder : Rp.70.000,-

16.Islamic Health oil : Rp.60.000,-

17. MENS’ BIOGRA : Rp.80.000,-

18. Nig-seng : Rp.60.000,-

19.ISLAMIC COUGH SYRUP : Rp.70.000,-

20.DELIMA : Rp.80.000,-

21.NIGELLA SATIVA EXCLUSIVE : Rp.60.000,-

CARA DAN LANGKAH PEMESANAN PRODUK :

1. SMS KE NO 081-553133254 / 081-230670370 / 081-938154946 dengan menyebutkan barang yang dipesan dan dari daerah mana pemesan produk

2. Anda akan mendapat jawaban dari operator SMS harga total barang dan biaya kirim ke alamat tujuan

3. Setelah itu anda dapat mentransfer ke REK BCA cabang kertopaten surabaya atas nama dr Mohamad Riza Aldjoefri 1900-1400-41 / Mandiri cabang kembang jepun surabaya 140-000-3020-576 atas nama dr.Mohamad Riza Aldjoefrie

4.Anda akan mendapatkan sms balik transfer telah masuk setelah dicek operator dan barang akan dikirim

Memadukan kedokteran Modern dan Kedokteran Islam

Memadukan Kedokteran Modern dan Kedokteran Islam sangatlah indah jika terjadi tetapi itu hanya bisa dilakukan oleh dokter-dokter yang mempunyai jiwa Islam dan mau belajar Kedokteran Islam dan menelitinya dan menerapkan ditengah-tengah masyarakat. Tetapi memadukan itu adalah suatu hal yang sulit karena yang satu banyak memakai obat kimia dan Belum tertulis Halal haramnya

Perlunya mendidik Non-dokter agar dapat mengobati dengan cara Islam oleh dokter

Perlunya kita mendidik bukan dokter untuk diajarin mengobati pasien dengan cara Islam dengan tujuan membantu masyarakat karena pemerataan kesehatan yang tidak merata dan hanya obat-obat murah dan untuk kasus-kasus ringan saja yang ada dipuskesmas dan jamkesmas yang belum bisa dipunyai merata oleh masyarakat miskin. Dengan didikan dokter para pengobat Islam dapat membantu menjelaskan kepada pasien – pasien di pinggiran cara hidup sehat dengan Islam dan dapat mengobati dengan sistem Islam dengan cara yang benar tidak dengan menebak-nebak penyakit dan dapat memeriksa pasien secara benar. Pengobatan Islam bukan untuk bersaing mencari uang dengan pengobatan modern tetapi karena pengobatan modern lebih banyak dinikmatin oleh masyarakat mampu untuk kasus yang agak berat penyakitnya dan masyarakat miskin tidak bisa sehingga pengobatan Islam dapat dinikmatin oleh masyarakat miskin karena memang pengobatan Islam dipandang sebelah mata oleh masyarakat mampu karena dianggap kuno, tradisionil dan aneh karena mereka masih pegang duit tetapi jika duit tidak ada baru mereka kebingungan dan gengsi untuk berobat dengan sistem Islam padahal agama mereka adalah Islam .masyarakat tidak mampu lebih banyak dibandingkan dengan masyarakat mampu jadi perkembangan Pengobatan ISLAM akan terus semarak dimana-mana Insya Allah .

Kelebihan pengobatan Islam

Pengobatan Islam memang bisa ditandingkan dengan pengobatan modern biarpun kedokteran Islam belum banyak mengembangkan operasi ,tetapi kasus penyakit dimasyarakat memang lebih banyak kasus seperti penyakit Non-operasi dan itu jika kita terapkan sistem pengobatan Islam maka hasil jauh lebih bagus dibannding kedokteran modern. Boleh juga ditandingkan dengan suatu penelitian dimana ada 2 tempat yang satu diterapkan sistem kehidupan sehat Islam dan yang satunya dengan sistem umum.karena kenyataan memang begitu dikedokteran modern tidak mengajarkan banyak pencegahan tetapi lebih banyak untuk pengobatan.dan obat – obat yang dianjurkan dalam Islam tidaklah mahal dan kebanyakan non-kimia jadi lebih aman untuk kesehatan pasien .Untuk mengembangkan pengobatan Islam karena memang anjuran- anjuran dan sistem dari Islam maka memerlukan banyak dukungan dari dokter dan peneliti karena demi kesehatan pasien dengan biaya terjangkau dan hasil yang maksimal

janji seorang dokter Islam

Kalau kita telaah janji sorang dokter waktu disumpah terlihat begitu meyakinkan tetapi kenyataan setelah lulus dokter jauh dari janji seorang dokter. Kita maklumin karena janji itu untuk dokter dengan berbagai unsur agama. Tetapi sebetulnya jika ada janji seorang dokter Islam lebih berat karena pertanggung jawaban bukan untuk pelanggaran kepada manusia tetapi kepada sang Khalik kelak karena Janji adalah yang sesuatu yang harus ditepatin, tidak perduli bagaimana caranya harus ditepatin begitu kata orang jika berjanji.kenyataan dimasyarakat beban kesehatan semakin membengkak begitu besar dan itu mengerok keuangan pasien dan negara untuk yang tidak mampu. tetapi jika seorang dokter mau berjanji selain sumpah dokter tetapi dalam hatinya juga sumpah kepada Allah S.W.T jika mereka dokter muslim maka tidak ada kenyataan seperti yang terjadi dimasyarakat dimana kesehatan pasien sangatlah rendah apalagi di daerah pinggiran yang tingkat perekonomian sangat rendah. ptt saja sudah tidak banyak dilakukan oleh para dokter jika gaji tidak tinggi , lupa lagi sama janjinya, dan dokter semua berkumpul dikota karena dikota mengharapkan keuangan lancar daripada di desa-desa.bagaimana pemerintah untuk mengatasi permasalahan seperti ini yang begitu rumit , jika pemerintah kita mau mendukung program pengajaran pola hidup sehat  Islam kepada masyarakat dan Hijamah yang memang belum begitu mendapat perhatian oleh kalangan dokter Islam karena mereka belum mencoba kelebihan dari hijamah yang jika dilakukan sesuai prosedur kedokteran hasilnya akan bagus . memang penelitian masih terus dilakukan untuk hijamah ini tetapi itu diluar negeri bukan dinegara kita. Hijamah selain sudah dilakukan sudah ribuan tahun yang lalu oleh orang Islam sebelum munculnya obat – obat kimia modern yang untuk meredakan berbagai kasus nyeri seperti Rematik , Masuk angin , Cholesterol , pusing , vertigo , migrain dan ratusan penyakit lainnya.

Cupping Therapy or Hijamah by dr.Aldjoefrie ( book ) page 1-8

HIJAMAH TREATMENT  OR ISLAMIC BLOOD LETTING SEE FROM NEW MEDICAL SCIENCE

TABLE OF CONTENTS:

1. Table of Contents … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … Hal. 2
2. Preface … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … .. This 3
3. History Cupping Therapy / Hijamah / Bekam  and The Origin … … … … … … … … … … … … … This 4 to 5
4. Bekam according to the Western World … … … … … … … … … … … … … … .. The 5
5. Bekam by Modern Medicine … … … … … … … … … …. This 6-11
6. Function – the function of blood, blood composition, the process
Damage to blood vessels, the entry of bacteria,
, viruses and prozoa … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … Hal 12-13
7. A glimpse of the travel associated with blood
Hijamah process, the composition of organs and
About blood circulation and function – the function … … … … …. The 13 -14
8. The information content of the full blood of patients after
hijamah from laboratory … … … … … … … … … … … … … … … Hal 15
9. Sort  Bekam … … … … … … … … … … … … … … … …. This 16
10. The process of clinical, physical examination, Taking a history
Current illness, Medical History … … … .. The 16-22
11. Hijamah point is not permanent, the point – the point of prohibition,
Point – a point disunnahkan Prophet, heart – the heart and
Beware of the patient and avoid and notice … It 23-27
12. Disease processes and actions – actions … … … … … … … .. The 27-33
13. Images – images and other diseases – other … … … … … … … The 34 to 60
14.  point Sunnah … … … … … … … … … … … … … … … … … … … The 61 to 77
15. Area – the area with governance Bekam
I. Stroke … … … … … … … … … … … … … … …. … … … …. The 78 to 83
II. Diabetic … … … … … … … … … … … … … … … … … … .. The 84-85
III. Lungs Diseases… … … … … … … … … … … … … … … … … Hal 86
IV. Complaints to the head … … … … … … … … .. The 87
V. Heart Disease … … … … … … … … … … … … … …. The 88 to 93
VI. Diseases of the Kidney and Urethral, … The 94-101
VII. Cancer … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … This 102-105
VIII. Liver … … … … … … … … … … … … … … … … … … … … .. The 106 to 109
IX. Cholesterol … … … … … … … … … … … … … … … … …. This 124-127
X. Foot Pain behind the knee daaerah … … … … …. This 128-131
XI. Acne, Typhoid, Dengue Fever, Ulcer
, Infertility, Less Hormones, Lust Sex
Less, Hearing loss … … … … .. The 131 to 136
XII. Breast Cancer, Bursitis, prostate … … …. This 137-139
Osteoporosis, Spinal Pain, HNP
, Immunity Body
XIII. End of story … … … … … … … … … … … … … That 140

Introduction

WARROHMATULLOHI Assalamu’alaikum Wabarokatuh

We prayed praise Allah SWT and the presence of Sholawat always to Muhammad S. AW

The beauty of Islamic medicine in treating diseases is extremely powerful if the people fully support the study of Islam in a modern way. Bruise / Hijamah we’ve heard and will be but very little used in the community. We can not thwart the development of modern medicine is so advanced that when he saw like a bruise like stepping on ants on an elephant. I was moved to the Prophet because syiar treatment is increasingly rare to Muslims who want Islam to develop a combined treatment to follow the modern flow. My love for the Prophet Muhammad there is no limit, to continue to carry a man of the most beloved of Allah SWT, and people have the most noble morality and Hanz Hasanah. The ability and skill in developing the Islamic people of Islam do not fail treatment with Modern Medicine, if the conscience of Islam want to support each other in the fund, Lab equipment and others. Me in developing the Islamic treatment of a lot of obstacles because many doctors  of Islam was confined to modern medicine and drugs – chemical drugs, I do not blame them, but it would not hurt them to develop the Islamic treatment from their own religion and also when they to develop the Islamic treatment will arise in their hearts to excellence and will increasingly Rasullulloh love their religion and their Prophet, and not bound to keep busy making money.

In the name of GOD Almighty and Sholawat always to the Prophet Muhammad I say Warrohmatullohi Wabarokatuh Assalamua’alaikum.

WRITER AND AUTHOR

(Sayyid Dr.Muhammad Bin Soleh Bin Salim Aldjoefrie Sp.IM,Sp.Hj,Sp.Aesthetic ,SP.Homeopathy)



HISTORY AND BEKAM Origin

• The term comes from the language bruise wilt (also adapted in Bahasa Indonesian), which means off (discard) dirty blood (toxins) and / or wind from the body.

• From Ibn Umar, may Allah be pleased that the Prophet SAW said:

“It is not me by one of the ceiling, which is but the angel said,” O Muhammad, tell your people to berbekam, because the best tool that you use to treatment is bekam, al-KIST (Indian sandalwood) and syuniz (black cumin ) “.

• Describes the importance of bruise, a leading cleric from Cairo, Sheikh Muhammad Yusuf Qaradawi stated, “If a state expert kefakiman bruise, necessarily threaten destruction, which also means they surrender themselves to destruction. And God is reducing the disease, he also lowered his medicine, and He guides mankind to use these drugs “.

• It should be observed, is that the Prophet Muhammad (in various recording hadistnya) was never asked back about what and how to perform these bruise, which could mean that the bruise was a common type of treatment (no foreigners) at the time. According to historical data, in 1550 BC, the ancient Egyptian society are familiar with bruise. Similarly, the Ancient Greeks (413 BC). Prophet Muhammad gave perfection to bruise by showing the points that are effective and efficient for the treatment, which became known as hijamah points .-

• Ahmad ibn Muhammad narrated from Abu Muhammad ibn Khalid, from Abdullah bin Bukair, from Zurarah bin a’yan, from Abu Jafar al Baqir, who said, “Prophet Muhammad once said that the bruise on the head will cure all diseases except for poison ( which is a poison / as sam here is death) “. Ibn Abbas said that the Prophet SAW in his head berbekam frequent headaches …. (Narrated by Bukhari). In another hadith contained in: “Do ye berbekam the neck cavity, because the seventy-second cure disease”. They consider it a party of good and said that it was beneficial to the healing eye problems (conjunctions), a flash of eyebrows, eyelashes and flash, in addition to the dirt also useful eyelid. Thus the main criterion is the result after berbekam: sharpen vision (even normalize for the troubled eyes), educate the brain and makes the body feel light (due to blood circulation smoothly).

Bekam according to the Western world:

• Bekam by sucking their blood and collecting it and pull it out with sophisticated techniques and technology.

• Expert bekam Western world, among others:

1. Dr. Michael Reed Garch from California USA with his potent Poins a Guide to Self Care for Common ailments (point – point efficacious as self-care guidelines and treatment General)

2. Cohler D in 1990 to conduct research about Bekam and make books with titles as The Connective Tissue For The Physical Medium Conduction cupping For Energy Healing Therapeutic Method (Network Physical Media Tie as to deliver treatment energy to Bekam

3. Thomas W. Anderson of the 1985 doing the writing and give the title Bekam 100 Diseases Treated By cupping Methode (100 diseases can be treated with a bruise)

BEKAM BY MODERN TECHNOLOGY

ABOUT HIJAMAH / BEKAM / cupping THERAPY BY MODERN TECHNOLOGY

Bruise / Canduk / Blood letting / cupping therapy / Hijamah is an art Islamic medicine was introduced by our love, Beloved of the entire Islamic ummah, the last messenger of God, its King Professor Doctor Man, man’s most noble character, Hanz Hasanah, the giving Intercession kapada we are Sayyidina Muhammad SAW Rasullullah started since 1400 years ago he was told directly by the angel Gabriel directly to the King of the Prophet Muhammad. Gross extravasation process in layman’s terms that which is medical expenses according to the cell – red blood cells that are no longer used by the body and can interfere with the metabolism working.

Our bodies are composed of various organs, nerves, bones, heart, muscles are where all the food gets from healthy blood. The blood of healthy processed through a complex path, starting from the food we eat continues dtelan, then enter kelambung then forwarded to the intestine , of the intestine was filtered again that contain nutrients that are either used by our body for the formation of cells – cells which new blood cells – blood cells to support all the organs of the body

Blood circulation system deliver and distribute juice – juice of food and 02 kejaringan – the body’s tissues through arterial blood vessels that exit from the heart to the aorta and then into the artery and then headed to the arteriole, then headed directly kapilere artery and used by the organs and tissues, and then restore the CO2 keparu – lung and substance – keginjal metabolic waste. It is also distributing hormones and substances – other substances that function in cell survival – cell body. And we do bruise is through the branches – branch vein and artery which has a function as a venous pengembali substances – substances that are not useful metabolism of Venule the branch – a branch of vein venule which also flows from the capillaries of blood vessels which are very fine capillaries which form an anastomosis in various organs and tissues which can bruise if done immediately took substances – metabolic waste, toxins, chemicals and others – others who are not useful from these organs to directly expelled from the body. Branch – the branch artery and arteriole mengantarakan nutrients throughout the body so that oxygen pembekaman time branch – branch artery dikulit will attract cells – red blood cells, fresh red when seen is the red blood cells that have been damaged cells that can interfere with red blood cells which still healthy. When blood comes out darti bruise is red red blood fresh from the arterial branches and blackish red is coming from because it does not contain venous blood oxygen So we need to know in advance about the amount of blood, functions, composition , nature – blood physical properties, the properties of blood khemis. The amount or volume of blood in the body is about 8% of body weight is the volume of blood and tissue fluid is nearly 20% of body weight.

If we have a sick body to convey the response of the nerve pain to be forwarded to the brain that gives you that sick organ. Nerves – nerves are fed by blood vessels in order to work properly. Organs – organs that pain indicates that the blood circulation that gives the food is disturbed by keorgan for various kinds such as bacteria, viruses, high cholesterol, high blood sugar, uric acid, a chemical from the food we eat such as preservatives, MSG, pesticides, dyes that where they can not be in if the body to take nutrients which ultimately affect the blood cells to give food to the body’s organs and also where the body rejected the material – the material with which the antibodies when too much chemical was eventually protection for the cells to grow not karuan that eventually become cancerous.

According to Traditional Medicine that under the skin, muscle fascia Nor There is a point or points that have a Special Nature, between the points of the other points related to each other lengthwise and crosswise and form a net – a net or nets. These nets can be equated with the meridians or habl, the existence of these nets will have a close relationship between the upper body with the bottom, between the inside and outside, between the left and the right body, the organs – organs of the body with lower network skin, between one organ with another organ. Between the organ with hands and feet, between the solid organs and hollow organs, etc., forming an inseparable unity and can react simultaneously. Abnormalities that occur at this point one can be transmitted and affect the other points on the other hand, treatment at one point will heal the other points.

Modern medicine seems interested in the phenomenon that the topic of this course is called Medical Miracles. They do research to prove the truth of the above.

Special points on the research conducted Apparently a “motor points” on the attachment of neuromuscular (nerves and muscles) that contain a lot of Mitochondria, rich in blood vessels contain high Mioglobulin most cells use oxidative metabolism and contain more Mast cells, lymph glands, capillaries, venules , bundle and plexus of nerves and nerve end than the end points that are not Special.

They proved pembekaman if done at one point, then the skin (* kutis), Network subcutaneous (Sub kutis), fascia and muscle damage will occur from the Mast Cell and other lain.Akibat this damage will be released a few substances such as serotonin, Histamine , Bradikinin, Slow reacting Substance (SRS), And other substances that have not diketahui.Zat substances caused a dilatation of capillaries and arterioles, and flare reaction in capillaries dibekam.Dilatasi areas can also occur far from the place where pembekaman. This led to improvements microcirculation blood vessels. Result timbu, l relaxation effect (relaxation) of muscle – stiff muscles and general vasodilatation due to lower your blood pressure is stable. Most important is the release of Corticotropin Releasing factor (CRF) and other factors releasing by Adeno hipofise.CRF will then cause the formation of ACTH, corticotropin, and corticosteroids. Corticosteroids have healing effects of inflammation and permeability sel.Sedangkan stabilize the resulting histamine group benefits in the process of repair (repair) cells and damaged tissue, and stimulate the formation of reticulo endothelial cell, which would raise the resistance (endurance) and immunity (immune ) body .. this system occurs through the formation of cell interleukin due neural factors, increasing the number of T cells due to increased set-enkephalin, enkephalin and endorphin, which is a mediator between the central nervous and immune systems, substance P which has a parasympathetic function and the immune system, and the role of the pituitary gland and anterior hypothalamus that produce CRF.

Other research shows that will stimulate pembekaman dikulit strong nerves to the skin surface will continue in Cutaneous posterior spinal cord through nerve A-delta and C, and the tract towards the thalamus spino thalamicus will produce endorphins. While some other stimulus will be transmitted through the sympathetic afferents to the motor neurons and cause pain reflexes intubation. Another effect is the dilation of blood vessels, skin, and increased heart work.

On the influence of the endocrine system occurs in the central system through the hypothalamus and pituitary to produce ACTH, TSH, FSH, LH, ADM. While the system directly affects the peripheral organs to produce the hormones insulin, thyroxin, adrenaline, corticotropin, estrogen, progesterone, these hormones testosteron.Hormon who work in places far from  hijamah point area



Khitan mencegah Kanker penis dan Kanker Cervix

PENELITIAN INTERNATIONAL YANG DILAPORKAN OLEH MAJALAH JURNAL DI INGGRIS

Sunat pada laki-laki, penis terhindar dari Infeksi Human Papillomavirus, dan Kanker Serviks pada pasangan Wanita

Xavier Castellsagué, MD, F. Xavier Bosch, MD, Nubia Muñoz, MD, Chris JLM Meijer, Ph.D., Keerti V. Shah, Dr.PH, Silvia de Sanjosé, MD, José Eluf-Neto, MD, Corazon A. Ngelangel, MD, Saibua Chichareon, MD, Jennifer S. Smith, Ph.D., , Rolando Herrero, MD, Victor Moreno, MD, Silvia Franceschi, MD, untuk Badan Internasional untuk Penelitian Kanker multicenter Cervical Cancer Study Group

ABSTRAK

Latar Belakang ini pasti apakah sunat pada laki-laki mengurangi risiko terkena penis infeksi human papillomavirus (HPV) pada manusia dan kanker serviks di pasangan wanita.

Metode Kami dengan mengumpulkan data pada pasangan 1913 orang terdaftar dalam salah satu dari tujuh studi kasus kontrol serviks karsinoma in situ dan kanker leher rahim di lima negara. Status sunat dilaporkan sendiri, dan keakuratan data yang telah dikonfirmasikan oleh pemeriksaan fisik di tiga lokasi penelitian. Kehadiran atau ketiadaan penis dengan infeksi DNA HPV dinilai oleh reaksi polymerase berantai assay pada tahun 1520 laki-laki dan menghasilkan hasil yang valid dalam kasus 1139 laki-laki (74,9 persen).

Hasil penis terinfeksi HPV terdeteksi di 166 dari 847 laki-laki disunat (19,6 persen) dan di 16 dari 292 laki-laki disunat (5,5 persen). Setelah penyesuaian untuk usia saat hubungan seksual pertama, masa jumlah pasangan seksual, dan potensi lainnya pembaur, laki-laki yang disunat kurang mungkin dibandingkan laki-laki tidak disunat memiliki infeksi HPV (rasio odds, 0,37; interval kepercayaan 95 persen, 0,16-0,85). Monogami pasangan pria wanita yang memiliki enam atau lebih pasangan seksual dan disunat memiliki risiko kanker serviks dibandingkan wanita yang mitra disunat (rasio odds yang disesuaikan, 0,42; interval kepercayaan 95 persen, 0,23-0,79). Hasil adalah serupa pada subkelompok laki-laki dalam sunat yang dikonfirmasi oleh pemeriksaan medis.

Kesimpulan sunat pada laki- laki dikaitkan dengan penurunan risiko infeksi HPV penis dan, dalam kasus pria dengan sejarah beberapa mitra seksual, penurunan risiko kanker serviks pada pasangan perempuan mereka saat ini.

Sejak Hutchinson pada 1855 melaporkan bahwa sunat bisa mencegah sifilis, 1 penelitian menunjukkan bahwa sunat mungkin mengurangi risiko kanker penis, infeksi saluran kemih, dan penyakit menular seksual umum, termasuk human immunodeficiency virus (HIV) infection. Hanya sedikit yang diketahui Namun, mengenai efek sunat pada laki-laki risiko tertular human papillomavirus (HPV). HPV menyebabkan kutil pada kelamin pada pria dan wanita, dan telah dikaitkan dengan kanker serviks, vulva, vagina, dubur, dan penis.10, 11 kanker serviks adalah kanker kedua yang paling umum di kalangan wanita di seluruh dunia, dan hingga 99 persen semua kasus mungkin disebabkan infeksi oleh HPV onkogenik genotypes.12, 13 Oleh karena itu, faktor-faktor yang mengurangi kemungkinan memperoleh atau transmisi HPV di antara laki-laki maupun perempuan dapat mengurangi risiko penyakit yang berhubungan dengan infeksi ini.

Selama 15 tahun terakhir Badan Internasional untuk Penelitian Kanker telah melakukan beberapa kasus kontrol besar studi kanker serviks di negara yang berbeda. Kami menggunakan data dari studi-studi ini untuk menilai dampak sunat laki-laki pada risiko infeksi HPV genital pada laki-laki sendiri dan risiko kanker serviks pada pasangan seksual mereka.

Metode

Studi Desain

Subjek studi terdaftar dalam salah satu dari tujuh studi kasus kontrol, lima kanker serviks invasif yang melibatkan melibatkan keduanya yaitu serviks dan karsinoma in situ. Kerja dilapangan untuk studi ini dilakukan dari tahun 1985 hingga 1993. Dua penelitian masing-masing dilakukan di Spanyol dan Kolombia, dan sebuah studi masing-masing dilakukan di Brazil, Thailand, dan Filipina. Rincian dari masing-masing metode penelitian, serta hasil analisis dari beberapa faktor risiko untuk kanker serviks, telah diterbitkan previously. pasien Wanita wanita yang baru didiagnosa, histologis karsinoma serviks dikonfirmasi di situ atau kanker serviks invasif. Kontrol pada perempuan direkrut dari masyarakat umum dalam dua studi tentang kanker serviks invasif di Spanyol dan Kolombia (studi berdasarkan populasi) dan dari rumah sakit yang sama sebagai pasien dalam kasus studi lain (studi berbasis rumah sakit). Dalam semua studi, kontrol perempuan-frekuensi disesuaikan dengan wanita dengan kanker serviks menurut umur. Sejak laki-laki dan perempuan faktor risiko karsinoma in situ yang mirip dengan kanker serviks invasif, perempuan dengan karsinoma in situ dan kontrol juga termasuk di masa kini analysis.24

Orang-orang yang memenuhi syarat untuk studi ini adalah suami atau pasangan tetap wanita dengan kanker serviks dan kontrol perempuan yang terdaftar dalam masing-masing studi ini. Seorang laki-laki dianggap sebagai paangan yang tetap pada seorang wanita mendaftarkan diri jika ia melaporkan telah memiliki hubungan seksual secara teratur dengan wanita setidaknya selama enam bulan, apakah atau tidak mereka menikah atau hidup bersama.

Semua protokol yang disetujui oleh Badan Internasional untuk Penelitian Kanker dan etika lokal dan penelitian komite. Informed consent telah diperoleh dari semua mata pelajaran studi. Persetujuan lisan diperoleh dari mata pelajaran dalam studi bahasa Spanyol dan Kolombia (yang dimulai pada tahun 1985), konsisten dengan standar pada saat itu. Dalam studi yang tersisa, yang telah dirintis kemudian, ditulis informed consent diperoleh.

Kuesioner dan Pemeriksaan Kesehatan

Subyek diwawancarai dengan menggunakan kuesioner standar dikelola secara pribadi oleh pewawancara yang terlatih khusus. Informasi rinci dikumpulkan pada variabel demografi dan sosial ekonomi, sejarah seksual, dan status sunat.

Status sunat yang dinilai oleh seorang dokter dalam kasus 794 dari 815 laki-laki (97,4 persen) yang direkrut dalam studi di Brazil, Thailand, dan Filipina. Setelah pengecualian dari 4 orang yang status sunat pasti dinilai oleh dokter, pemeriksaan kesehatan penis mengukuhkan diri melaporkan status sunat 748 dari 790 mitra laki-laki (94,7 persen). Hanya 1,7 persen laki-laki (5 dari 287) yang melaporkan telah disunat itu dianggap oleh dokter yang akan disunat, dan 7,4 persen laki-laki (37 dari 503) yang tidak melaporkan telah disunat itu dianggap oleh dokter sebagai telah disunat ( kappa, 0,89). Atas dasar ini tingkat keandalan yang tinggi, self-melaporkan status sunat digunakan untuk semua analisis.

Deteksi DNA HPV

Dua sampel sel-sel dikelupas diperoleh dari penis: satu dari distal uretra dengan penggunaan yang sangat tipis, basah, kapas-tipped swab dan satu dari permukaan eksternal kelenjar dan mahkota sulkus dengan penggunaan berukuran standar basah, kapas-tipped mengepel. Serviks sel dikelupas dikumpulkan dari para perempuan seperti sebelumnya described. rinci protokol yang digunakan untuk-polymerase reaksi berantai (PCR) assay untuk mendeteksi DNA HPV pada leher dan spesimen penis telah digambarkan previously. Singkatnya, L1 konsensus primer MY09-MY11, sebagaimana telah diubah oleh Hildesheim et al., 25 yang digunakan untuk sampel dikumpulkan dalam studi Kolombia dan Spanyol. The GP5 + / 6 + sistem primer yang umum digunakan untuk sampel yang tersisa dikumpulkan dalam studi. Produk PCR dinilai untuk DNA HPV dengan menggunakan koktail HPV probe khusus dan genotyped oleh hibridisasi dari produk PCR dengan jenis probe khusus selama 33 tipe HPV dalam kasus sampel serviks dan setidaknya 6 HPV tipe ( 6, 11, 16, 18, 31, dan 33) dalam kasus penis samples.26, 27 Sampel yang positif untuk HPV tapi itu tidak berhibridisasi dengan salah satu jenis probe khusus disebut “HPV X.” Amplifikasi fragmen dari gen globin-berfungsi sebagai kontrol kualitas internal untuk setiap spesimen.

Analisis Statistik

Kami menggunakan regresi logistik tanpa syarat untuk memperkirakan peluang rasio dan interval keyakinan 95 persen dalam rangka untuk mengukur hubungan antara variabel tertentu dan risiko infeksi HPV penis atau kanker serviks. Semua model regresi logistik-disesuaikan untuk usia pasangan laki-laki (dalam kuartil) dan studi di mana pasangannya itu terdaftar (tujuh kategori). Covariables dalam model untuk infeksi HPV penis pasangan laki-laki mencakup tingkat pendidikan (sekolah dasar atau kurang vs sekolah menengah atau lebih tinggi), usia di mana ia pertama kali melakukan hubungan seksual (16, 17-18, atau 19 tahun), dengan hidup jumlah pasangan seksual (1 sampai 5, 6 hingga 20, atau 21), dan dilaporkan sendiri frekuensi mencuci alat kelamin setelah berhubungan (selalu vs kadang-kadang atau tidak pernah). The Wald tes, disesuaikan covariables yang sama, digunakan untuk menilai hubungan antara setiap variabel dengan status sunat. Penyesuaian lebih lanjut kasus kontrol untuk status atau keberadaan DNA HPV serviks secara substansial tidak mengubah titik perkiraan, dan variabel-variabel ini tidak dimasukkan dalam analisis. Model regresi logistik-untuk kanker serviks juga disesuaikan dengan usia wanita, hidupnya jumlah pasangan seksual, dan usia di mana ia pertama kali melakukan hubungan seksual. Fisher’s exact test digunakan untuk menilai hubungan antara status sunat laki-laki dan risiko infeksi HPV penis, dengan stratifikasi menurut beberapa karakteristik laki-laki.

Kami menilai apakah status sunat asosiasi dengan penis risiko infeksi HPV dan kanker serviks secara signifikan berbeda sesuai dengan negara dimana berbagai kajian yang dilakukan oleh termasuk dalam disesuaikan sepenuhnya model regresi logistik-istilah interaksi menggabungkan negara dan status sunat. Seorang dua sisi nilai P kurang dari 0,05 dianggap untuk menunjukkan signifikansi statistik.

Hasil

Studi Subjects

Dari 3.790 wanita (1896 wanita dengan kanker serviks dan 1894 kontrol) yang terdaftar dalam tujuh studi kasus kontrol, 2800 (1.329 wanita dengan kanker serviks dan kontrol 1471) melaporkan memiliki suami atau pasangan laki-laki stabil pada awal penelitian. Sebanyak 984 dari 1329 mitra perempuan dengan kanker serviks (74,0 persen) dan 937 dari 1471 mitra kontrol perempuan (63,7 persen) diwawancarai. Dari jumlah tersebut, 807 mitra pasien (82,0 persen dari mereka yang diwawancarai) dan mitra 717 kontrol perempuan (76,5 persen) disediakan spesimen sitologi, dimana 610 (75,6 persen) dan 533 (74,3 persen), masing-masing, menghasilkan hasil PCR yang valid. Delapan orang yang tidak diketahui status sunat (empat dengan hasil PCR yang valid dan empat yang tidak memberikan sampel) dikeluarkan dari analisis.

Secara keseluruhan, orang-orang yang dengan status HPV dapat dikonfirmasi dengan PCR mirip dengan status laki-laki yang HPV tidak bisa didirikan sehubungan dengan usia, tingkat pendidikan, status sunat, dan variabel yang berkaitan dengan perilaku seksual. Di Kolombia, berpendidikan tinggi pria lebih mungkin dibandingkan laki-laki berpendidikan rendah memiliki hasil PCR yang valid. Di Thailand, orang-orang bersunat dan orang-orang yang melaporkan telah memiliki sejumlah besar pasangan seksual lebih cenderung memiliki hasil PCR yang valid dari rekan-rekan mereka. Namun, pengecualian orang-orang dari Thailand secara substansial tidak mengubah besarnya asosiasi.

Pasangan wanita yang berpartisipasi dalam penelitian ini tidak berbeda secara signifikan dari pasangan wanita yang tidak ikut serta sehubungan dengan usia, tingkat pendidikan, atau variabel yang berkaitan dengan perilaku seksual. Demikian juga, wanita yang pasangannya diuji untuk infeksi HPV yang serupa dengan pasangan mereka yang tidak diuji.

Karakteristik Subjects

Keseluruhan prevalensi sunat yang dilaporkan sendiri adalah 19,3 persen (370 dari 1.913 pria): 1,5 persen di Kolombia, 6,1 persen di Brazil, 10.0 persen di Thailand, 11,5 persen di Spanyol, dan 91,0 persen di Filipina. Dibandingkan dengan laki-laki tidak disunat, disunat laki-laki memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi, yang kurang cenderung untuk melaporkan sering mencuci alat kelamin setelah berhubungan seks, dan lebih cenderung memiliki kebersihan genital yang baik, sebagaimana dinilai oleh seorang dokter

Sunat dan penis Infeksi HPV

DNA HPV terdeteksi pada 182 dari 1.139 spesimen penis (16,0 persen). HPV yang paling umum adalah genotipe 16 (24,7 persen dari semua sampel positif), 18 (4,9 persen), 6 atau 11 (3,3 persen), 53 (3,3 persen), 31 (2,7 persen), dan 33 (2,2 persen). Jenis tidak dapat diidentifikasi dalam kasus 51,1 persen dari sampel positif. HPV tipe 35, 39, 45, 51, 52, 54, dan 59 masing-masing menyumbang kurang dari 1,5 persen dari sampel positif.

HPV terdeteksi pada 19,6 persen dari pria tak bersunat (166 dari 847) dan 5,5 persen laki-laki disunat (16 dari 292). Dibandingkan dengan laki-laki tidak disunat, disunat laki-laki memiliki prevalensi lebih rendah infeksi HPV di semua subgrup didefinisikan menurut dasar-line karakteristik

Keseluruhan rasio odds untuk penis infeksi HPV yang terkait dengan sunat yang dilaporkan sendiri adalah 0,37 (interval keyakinan 95 persen, 0,16-0,85), setelah penyesuaian untuk usia, lokasi studi, tingkat pendidikan, usia saat hubungan seksual pertama, masa jumlah pasangan seksual , dan frekuensi mencuci alat kelamin setelah berhubungan seks. Rasio odds yang disesuaikan berhubungan dengan dokter-dinilai sunat adalah 0,44 (interval keyakinan 95 persen, 0,17-1,13). Ada hubungan terbalik antara sunat dan risiko infeksi HPV pada semua studi (P untuk heterogenitas = 0,87), dan temuan ini atau tidak tetap apakah pasangan perempuan telah serviks infeksi HPV atau telah diberi diagnosis kanker serviks (data tidak ditampilkan). Satu-satunya faktor risiko yang signifikan berkaitan dengan risiko infeksi HPV penis adalah jumlah pasangan seksual orang-orang itu telah; dibandingkan dengan laki-laki yang memiliki lima atau lebih sedikit mitra, mereka yang telah memiliki enam atau lebih pasangan mempunyai rasio odds 2,0 (95 persen confidence interval, 1,3-3,2).

Kemungkinan untuk infeksi HPV rasio antara laki-laki yang disunat, dibandingkan dengan laki-laki tidak disunat, mirip setelah pengecualian orang-orang dari Spanyol dan Kolombia; orang-orang ini tidak mengalami pemeriksaan medis dari penis (rasio odds, 0,56; interval keyakinan 95 persen, 0,20-1,56). Kemungkinan rasio juga tidak berubah secara signifikan dengan pengecualian orang-orang dari Filipina, yang mewakili 65,4 persen dari semua disunat pria dalam studi (rasio odds, 0,32; interval kepercayaan 95 persen, 0,11-0,93).

Sunat dan Kanker Serviks

Laki-laki sunat dikaitkan dengan moderat, tetapi tidak bermakna, penurunan risiko kanker serviks di mitra perempuan laki-laki (rasio odds melaporkan diri sunat, 0,72; interval kepercayaan 95 persen, 0,49-1,04; odds rasio untuk dokter yang dikonfirmasi sunat , 0,69; interval kepercayaan 95 persen, 0,43-1,11). Tidak ada bukti heterogenitas sehubungan dengan lokasi penelitian (P = 0,41), dan hubungan terbalik tidak substansial diubah oleh salah satu ciri-ciri perempuan yang kita dinilai (Tabel 3). Hasil adalah serupa setelah pengecualian orang-orang dari Spanyol dan Kolombia (rasio odds, 0,79; interval kepercayaan 95 persen, 0,47-1,33) dan setelah menyingkirkan orang-orang dari Filipina (rasio odds, 0,76; interval kepercayaan 95 persen, 0,51-1,15 ).

Untuk meminimalkan hasil yang membingungkan sebagai akibat dari perempuan telah memiliki pasangan pria lain selain pasangan saat ini, kami membatasi analisis pada 1420 pria pasangan wanita yang melaporkan mengalami hanya memiliki satu pasangan seksual. Kami juga bertingkat-tingkat analisis ini menurut beberapa variabel yang terkait dengan pasangan laki-laki perilaku seksual dalam rangka untuk menguji hipotesis bahwa penurunan risiko kanker leher rahim akan lebih besar di antara pasangan pria wanita yang berada pada risiko tinggi untuk infeksi HPV. Sebagai salah satu ukuran risiko, kita menghitung indeks berdasarkan usia seorang pria ketika pertama kali melakukan hubungan seksual dan jumlah pasangan seksual. Laki-laki yang telah memiliki enam atau lebih pasangan seksual dan yang pertama kali melakukan hubungan seksual sebelum usia 17 tahun dianggap beresiko tinggi; orang-orang yang telah memiliki lima atau lebih sedikit pasangan seksual dan yang setidaknya berusia 17 tahun ketika mereka pertama kali melakukan hubungan seksual dianggap risiko rendah, dan sisanya pria digolongkan sebagai berada pada risiko menengah.

Menginversi hubungan antara sunat dan risiko kanker serviks kuat dan signifikan dalam kasus pasangan wanita yang memiliki indeks risiko tinggi dan yang terlibat dalam praktek-praktek seksual diketahui meningkatkan risiko terpapar HPV, seperti setelah melakukan hubungan seksual sebelum usia 17 tahun, telah memiliki enam atau lebih pasangan seksual, dan memiliki sejarah kontak dengan pelacur (Tabel 4). Tes untuk interaksi antara sunat status dan pasangan laki-laki jumlah pasangan seksual dan antara sunat status dan indeks risiko yang signifikan (P = 0,03 dan P = 0,02, masing-masing).

Diskusi

Dalam penelitian kami, laki-laki sunat dikaitkan dengan penis mengurangi risiko infeksi HPV pada pria. Kami juga menemukan hubungan terbalik antara sunat dan risiko kanker serviks signifikan di antara pasangan pria wanita yang terlibat dalam praktek-praktek seksual diketahui meningkatkan risiko infeksi HPV, seperti telah memiliki banyak pasangan seksual.

Penilaian keandalan dan validitas yang dilaporkan sendiri status sunat telah menghasilkan hasil yang tidak konsisten, dan potensi kesalahan klasifikasi status sunat dengan menggunakan metode ini telah menjadi perhatian utama dalam penelitian-penelitian sebelumnya. Salah satu kekuatan dari studi kami adalah tingkat akurasi tinggi diri melaporkan status sunat. Pemeriksaan medis dari penis, dilakukan di 43 persen laki-laki, mengukuhkan diri melaporkan status sunat di 95 persen dari mereka yang diperiksa. Terbalik asosiasi dengan penis risiko terinfeksi HPV dan kanker leher rahim adalah serupa ketika status sunat diklasifikasikan menurut laporan diri atau pemeriksaan medis. Demikian juga, dengan mengesampingkan mata pelajaran yang tidak menjalani pemeriksaan penis (laki-laki dari Spanyol dan Kolombia) tidak mempengaruhi temuan material.

Sebuah keprihatinan potensial berkaitan dengan penelitian kami adalah kenyataan bahwa 65 persen dari laki-laki disunat dari Filipina. Hasil ini tidak terduga, karena sesi khitanan massal secara teratur dilakukan oleh banyak organisasi di negara itu dan kebanyakan anak laki-laki disunat sebelum pubertas. Kami melakukan analisis sekunder tidak termasuk orang-orang dari studi ini situs dan menemukan bahwa hasil yang hampir tidak berubah.

Beberapa studi telah melaporkan bahwa genital warts adalah lebih umum diantara orang-orang tak bersunat daripada di antara pria disunat tetapi penelitian lain belum mengkonfirmasi associations. ini, bukti menunjukkan Epidemiologi bahwa ketiadaan sunat pada saat kelahiran dan kehadiran phimosis, miskin kebersihan kelamin, genital warts, dan infeksi HPV adalah faktor risiko untuk penis cancer. Data lain menyatakan bahwa risiko kanker serviks berkurang di antara pasangan perempuan laki-laki yang disunat, tetapi studi ini dibatasi oleh jumlah kecil disunat laki-laki atau sensitivitas rendah dari metode yang digunakan untuk mendeteksi HPV DNA.40, 41,42

Sedikit yang diketahui tentang mekanisme yang penghapusan kulup dapat melindungi terhadap infeksi HPV. Data kami menunjukkan bahwa, meskipun sunat meningkatkan kemungkinan menjaga kebersihan penis yang baik, ada cara lain di mana sunat mengurangi risiko infeksi HPV penis.

Batang penis dan permukaan luar kulup ditutupi oleh epitel skuamosa berlapis keratin yang menyediakan rintangan pelindung terhadap infeksi HPV. Sebaliknya, lapisan mukosa kulup tidak keratin dan mungkin lebih rentan terhadap virus.43 Karena selama hubungan seksual kulup ditarik ke belakang, bagian dalam permukaan mukosa prepuce seluruhnya terkena cairan vagina. HPV mungkin akan diberikan akses ke sel basal melalui menit borok atau kecil Penghapusan abrasions.44 epitel kulup dapat memperkecil kemungkinan masuknya virus oleh penurunan tajam baik ukuran luas permukaan rentan terhadap HPV dan kemungkinan trauma mukosa selama hubungan seksual . Kelenjar penis yang disunat mempunyai tebal, cornified epitel, sehingga lebih tahan terhadap goresan dan kurang rentan terhadap masuknya HPV. Satu-satunya mukosa epitel dalam penis disunat di distal uretra, sebuah situs yang diketahui mengandung beberapa HPV komparatif terkait lesions.33

Kami menemukan bahwa sunat laki-laki dapat mengurangi risiko kanker serviks dalam pasangan seks wanita sangat masuk akal karena beberapa alasan. Pertama, sunat dikaitkan dengan penurunan signifikan risiko infeksi HPV penis. Kedua, dan seperti yang ditunjukkan dalam analisis lebih lanjut data yang sama, penis infeksi HPV dikaitkan dengan empat kali lipat peningkatan risiko infeksi HPV serviks pada wanita pasangan (data tidak ditampilkan). Ketiga, infeksi HPV serviks dikaitkan dengan 77-kali lipat peningkatan risiko kanker serviks

Sebagai kesimpulan, penelitian kami telah memberikan bukti epidemiologi bahwa sunat laki-laki diasosiasikan dengan penurunan risiko infeksi HPV genital pada laki-laki dan dengan penurunan risiko kanker serviks pada wanita dengan risiko tinggi mitra seksual. Dengan demikian, sunat dapat dianggap sebagai kofaktor penting dalam sejarah alami infeksi HPV, karena hal itu dapat mempengaruhi risiko akuisisi dan transmisi HPV serta kanker serviks. Temuan-temuan ini konsisten dengan penelitian lain bahwa sunat laki-laki diasosiasikan dengan penurunan risiko infeksi HIV, kanker penis dan sejumlah menular seksual umum lainnya diseases. Mengingat efek di seluruh dunia penyakit ini pada kesehatan masyarakat, studi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah sunat rutin dapat mengurangi risiko infeksi HIV dan HPV dan penyakit menular seksual lainnya.

dr.Aldjoefrie Products Agent

November 27, 2009 by dr.Aldjoefrie  
Filed under dr.Aldjoefrie Products agent

DISTRIBUTOR BESAR

Surabaya :

- Toko Lawang Agung Jl.Nyamplungan daerah surabaya utara ampel

Gresik :

Toko risky herbal

jl.Kalimantan 121 GKB

H.Fauzi Bamahfud

SIDOARJO

Nama : Gus Argo

Jabatan: Ketua Padepokan Santri “ Istirohad “ Istighotsah Rotibul Haddad “

Alamat: Jl.Jambe 41 RT 10 RW O2 Banjarkemantren Buduran Sidoarjo

031-71610709

Pasuruan :

Toko jamu 1001 malam

Sodiq BSA

jl.RA Kartini

Telp : 081-7590495

Habib Ali Aldjufrie

Bandung :

Jl.karapitan No.  46 BANDUNG

Ida / Hasan / Mahani

Jakarta :

-Dermatography Skin Centre

Jl.Raya Muchtar No.30 Rt.01 Rw.01 Sawangan Depok

Bapak Ferdian / Ferry

-Bapak Hasyim:

081-7856465

BIMA :

Mohamad Aldjufrie

Rumah Pengobatan Islam dan Herbal

Walid madina

Jl. Kepiting No.47 RT07 RW.03 Kelurahan Melayu ,kecamatan Asahkota Kota Bima NTB Kampung Benteng

Bagi Yang ingin menjadi Distributor, Agen ,Sub-Agen dikota atau daerah anda

HUBUNGI:

AHMAD

081-938154946

SEGERALAH BERGABUNG BERSAMA PRODUK HERBAL ISLAM dr.Aldjoefrie BERKUALITAS

LPLI SUNAN AMPEL SURABAYA ISLAMIC MEDICAL RESEARCH CENTRE TIDAK MEMPUNYAI HUBUNGAN ATAU CABANG YANG MENGATASNAMAKAN LPLI  GROUP ATAU MENGATASNAMAKAN REKAN DR ALDJOEFRIE DENGAN MEMAKAI NAMA – NAMA DOKTER YANG TIDAK ADA HUBUNGAN DENGAN LPLI SUNAN AMPEL SURABAYA.DAN PRODUK – PRODUK DR.ALDJOEFRIE YANG TERCANTUM SEPERTI PADA BROSUR DR.ALDJOEFRIE DI DISTRIBUTOR-DISTRIBUTOR DAN JIKA TIDAK ADA BERARTI BUKAN DARI PRODUK DR.ALDJOEFRIE.

Penelitian terhadap 3000 pasien dengan minyak zaitun di LPLI Sunan Ampel 4 tahun

Penelitian yang dilakukan oleh dr.Aldjoefrie dengan 1000 sampling pasien dengan berbagai kasus penyakit seperti 50 pasien Jantung Koroner ,700  Diabetes ,25 pasien Cardiomegali , 500 pasien Rematik ,500 pasien Darah tinggi , kanker , 50 pasien ambeien atau hemorroid, 50 pasien dengan berbagai kasus kanker seperti kasus myoma,mamma cancer / kanker payudara ,ovarium cancer, kanker otak, kanker liver, kanker nasopharing, kanker tulang , kanker hidung , 20 pasien hepatitis ,50 pasien ketombe, 250 pasien obstipasi atau sukar buang air besar , 25 gannguan kulit seperti psoriasis vulgaris , dermatitis, kulit kering. 100 pasien alergi makanan , 10 pasien Hepatitis A , 15 pasien hepatitis B , 25 pasien Stroke paraplegia dan tetraplegi. 10 pasien dengan kerontokan rambut, 100 pasien hamil dengan keluhan perut terasa kencang pada kulit,5 pasien kasus melahirkan kembar 2 , 525 pasien dengan kasus cholesterol tinggi . semua akan ditulis berkala di web ini tentang hasil yang didapatkan pada setiap kasus penyakit.

Penanganan Kasus penyakit pada 700 pasien dengan diabetes tipe I dan Tipe II Selama 4 tahun di klinik dr.Aldjoefrie dan Rumah Sakit:

Pasien dengan tipe Non-Dependent Insulin dengan Gula Darah Acak antara 200 – 300 dengan konsumsi Olive oil 23 gram 3 x sehari mendapatkan penurunan menuju angka normal dalam waktu seminggu dengan dibantu dengan mengatur pola makan berhenti sebelum kenyang , nasi diganti gandum , olahraga 1 jam setiap hari dan setelah makan dianjurkan bergerak minimal setengah jama setelah 15 menit istirahat  ,buah – buahan dikurangi ,gula diganti atau stop, berhenti vetsin , dibantu dengan hijamah juga untuk membantu memancing keluarnya insulin secara alami dari tubuh

Terapi Pengobatan Islam untuk Pecandu Narkoba

Kita melihat banyak kasus narkoba sering kita dengar dan lihat di media massa dimana mengkhawatirkan para orang tua dan untuk penyembuhan direhabilitasi – rehabilitasi menghabiskan ratusan juta dari tradisional sampai obat modern. Islam memberikan solusi dalam hal tersebut dengan banyak cara oleh Rasullulah S.A.W. Drug abuse atau kecanduan sering menghinggapi para pecandu dengan kenikmatan Narkoba ,dan dengan cara apapun sampai menjual harga diri sebagai pelacur bahkan gigolo untuk mendapatkan narkoba.Nabi Muhammad S.A.W hal pertama yang diajarkan yaitu agar kita berkumpul dengan orang yang baik ,bukan berarti kita memusuhi mereka , tetapi memusuhi tingkah laku mereka yang memakai narkoba karena disamping berhadapan dengan hukum tetapi juga berhadapan dengan sakit yang tidak terasa menghinggapi tubuh seorang pecandu seperti bahaya Hepatitis B , AIDS oleh pergantian jarum. Otak manusia mempunyai fungsi yang begitu sempurna melebihi Sistem komputer terbaik dunia .Allah Maha Besar itu yang harus kita ucapkan.Otak manusia mempunyai reseptor Morfin yang berfungsi jika tubuh memerlukannya dalam saat – saat mendesak,seperti waktu kita jatuh dimana reseptor akan mengeluarkan dalam menghilangkan nyeri tersebut.Diwaktu orgasme keluar juga dalam memberikan kenyamanan.Otak seorang pecandu narkoba sudah terusak program reseptor morfinnya sehingga sewaktu dia tidak memakai maka akan timbul rasa ketergantungan yang begitu melekat sehingga akan timbul efek-efek seperti ketakutan, paranoid,keringat dingin bahkan sampai kejang-kejang.Memang mengerikan jika melihat mereka sewaktu ketagihan .Islam memberikan solusi yang indah dan jika dilakukan maka Insya Allah maka akan membantu sekali menghilangkan ketagihan narkoba.Untuk yang pertama mendekatkan diri kepada Allah S.W.T dan berusaha menjalankan sekuat tenaga ibadah sholat karena ibadah merupakan obat juga untuk tubuh yang sakit.Kedua dapat dibantu dengan Hijamah secara rutin 2 minggu sekali daerah badan dan titik-titik sunnah terutama ummu mughits atau ubun-ubun karena hijamah memancing begitu banyak reseptor morfin dengan nyeri yang dihasilkan oleh tarikan kop angin pada kulit sehingga pasien narkoba akan mulai merasakan morfin alami dari tubuh yang tidak berbahaya seperti morfin atau jenis narkoba lainnya seperti mariyuana , sabu – sabu , extacy.Efek – efek narkoba jenis lain hampir mirip – mirip dan dapat dibantu dengan hijamah juga , disamping itu dibantu dengan olahraga renang setiap hari karena membantu melatih pergerakan organ tubuh dalam menormalkan sirkulasi darah dalam tubuh .Ketiga dapat dibantu dengan supplement seperti Jintan Hitam karena jintam hitam mempunyai efek menghilangkan depresi dari bahan dalamnya , madu , zaitun dan yang terpenting yaitu banyak berkumpul dengan teman -teman yang tidak memakai narkoba.Mengaji Al-Qur’an juga sangat membantu sekali karena mengaji itu disamping kita mendapatkan pahala juga kesehatan dengan membaca Al-Qur’an karena diAl-Qur’an disebutkan bahwa Al-Qur’an sebagai obat bagi manusia.Insya Allah Allah akan memberikan kepada makhluknya jalan yang lurus dan mengampuni segala dosa jika mereka mau bertobat dan merubah kebiasaan yang jelek dengan mendekatkan diri kepada-Nya.

Next Page »