Memadukan kedokteran Modern dan Kedokteran Islam
May 12, 2010 by dr.Aldjoefrie
Filed under Memadukan kedokteran Modern dan Kedokteran Islam
Memadukan Kedokteran Modern dan Kedokteran Islam sangatlah indah jika terjadi tetapi itu hanya bisa dilakukan oleh dokter-dokter yang mempunyai jiwa Islam dan mau belajar Kedokteran Islam dan menelitinya dan menerapkan ditengah-tengah masyarakat. Tetapi memadukan itu adalah suatu hal yang sulit karena yang satu banyak memakai obat kimia dan Belum tertulis Halal haramnya
Perlunya mendidik Non-dokter agar dapat mengobati dengan cara Islam oleh dokter
May 12, 2010 by dr.Aldjoefrie
Filed under Perlunya mendidik Non-dokter agar dapat mengobati dengan cara Islam oleh dokter
Perlunya kita mendidik bukan dokter untuk diajarin mengobati pasien dengan cara Islam dengan tujuan membantu masyarakat karena pemerataan kesehatan yang tidak merata dan hanya obat-obat murah dan untuk kasus-kasus ringan saja yang ada dipuskesmas dan jamkesmas yang belum bisa dipunyai merata oleh masyarakat miskin. Dengan didikan dokter para pengobat Islam dapat membantu menjelaskan kepada pasien – pasien di pinggiran cara hidup sehat dengan Islam dan dapat mengobati dengan sistem Islam dengan cara yang benar tidak dengan menebak-nebak penyakit dan dapat memeriksa pasien secara benar. Pengobatan Islam bukan untuk bersaing mencari uang dengan pengobatan modern tetapi karena pengobatan modern lebih banyak dinikmatin oleh masyarakat mampu untuk kasus yang agak berat penyakitnya dan masyarakat miskin tidak bisa sehingga pengobatan Islam dapat dinikmatin oleh masyarakat miskin karena memang pengobatan Islam dipandang sebelah mata oleh masyarakat mampu karena dianggap kuno, tradisionil dan aneh karena mereka masih pegang duit tetapi jika duit tidak ada baru mereka kebingungan dan gengsi untuk berobat dengan sistem Islam padahal agama mereka adalah Islam .masyarakat tidak mampu lebih banyak dibandingkan dengan masyarakat mampu jadi perkembangan Pengobatan ISLAM akan terus semarak dimana-mana Insya Allah .
Kelebihan pengobatan Islam
May 12, 2010 by dr.Aldjoefrie
Filed under Kelebihan pengobatan Islam
Pengobatan Islam memang bisa ditandingkan dengan pengobatan modern biarpun kedokteran Islam belum banyak mengembangkan operasi ,tetapi kasus penyakit dimasyarakat memang lebih banyak kasus seperti penyakit Non-operasi dan itu jika kita terapkan sistem pengobatan Islam maka hasil jauh lebih bagus dibannding kedokteran modern. Boleh juga ditandingkan dengan suatu penelitian dimana ada 2 tempat yang satu diterapkan sistem kehidupan sehat Islam dan yang satunya dengan sistem umum.karena kenyataan memang begitu dikedokteran modern tidak mengajarkan banyak pencegahan tetapi lebih banyak untuk pengobatan.dan obat – obat yang dianjurkan dalam Islam tidaklah mahal dan kebanyakan non-kimia jadi lebih aman untuk kesehatan pasien .Untuk mengembangkan pengobatan Islam karena memang anjuran- anjuran dan sistem dari Islam maka memerlukan banyak dukungan dari dokter dan peneliti karena demi kesehatan pasien dengan biaya terjangkau dan hasil yang maksimal
janji seorang dokter Islam
May 12, 2010 by dr.Aldjoefrie
Filed under Janji seorang dokter Islam
Kalau kita telaah janji sorang dokter waktu disumpah terlihat begitu meyakinkan tetapi kenyataan setelah lulus dokter jauh dari janji seorang dokter. Kita maklumin karena janji itu untuk dokter dengan berbagai unsur agama. Tetapi sebetulnya jika ada janji seorang dokter Islam lebih berat karena pertanggung jawaban bukan untuk pelanggaran kepada manusia tetapi kepada sang Khalik kelak karena Janji adalah yang sesuatu yang harus ditepatin, tidak perduli bagaimana caranya harus ditepatin begitu kata orang jika berjanji.kenyataan dimasyarakat beban kesehatan semakin membengkak begitu besar dan itu mengerok keuangan pasien dan negara untuk yang tidak mampu. tetapi jika seorang dokter mau berjanji selain sumpah dokter tetapi dalam hatinya juga sumpah kepada Allah S.W.T jika mereka dokter muslim maka tidak ada kenyataan seperti yang terjadi dimasyarakat dimana kesehatan pasien sangatlah rendah apalagi di daerah pinggiran yang tingkat perekonomian sangat rendah. ptt saja sudah tidak banyak dilakukan oleh para dokter jika gaji tidak tinggi , lupa lagi sama janjinya, dan dokter semua berkumpul dikota karena dikota mengharapkan keuangan lancar daripada di desa-desa.bagaimana pemerintah untuk mengatasi permasalahan seperti ini yang begitu rumit , jika pemerintah kita mau mendukung program pengajaran pola hidup sehat Islam kepada masyarakat dan Hijamah yang memang belum begitu mendapat perhatian oleh kalangan dokter Islam karena mereka belum mencoba kelebihan dari hijamah yang jika dilakukan sesuai prosedur kedokteran hasilnya akan bagus . memang penelitian masih terus dilakukan untuk hijamah ini tetapi itu diluar negeri bukan dinegara kita. Hijamah selain sudah dilakukan sudah ribuan tahun yang lalu oleh orang Islam sebelum munculnya obat – obat kimia modern yang untuk meredakan berbagai kasus nyeri seperti Rematik , Masuk angin , Cholesterol , pusing , vertigo , migrain dan ratusan penyakit lainnya.
Perlunya Kurikulum Pola Hidup sehat cara Nabi Muhammad dimasukkan dalam kurikulum Kedokteran Modern
June 30, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Kurikulum kedokteran di bagian kesehatan masyarakat sebetulnya perlu menambahkan kurikulum pola hidup sehat cara Nabi karena pola hidup sehat cara Nabi telah banyak menunjukkan khasiat yang smepurna dalam kesehatan , dan juga bagian kesehatan masyarakat tidak perlu banyak direpotkan untuk menjelaskan di masyarakat karena mayoritas muslim dan itu bisa dibantu ditambahkan kesekolah – sekolah SD , SMP , Pondok pesantren ,Perkuliahan dalam bidang apapun karena semua bidang ilmu juga ingin agar sehat dan lebih ringan pembiayaan dalam menjaga kesehatan. Jadi Kurikulum menjaga kesehatan harus diterapkan pemerintah disetiap bidang ilmu agar nantinya juga meringankan pembiayaan pemerintah dalam pengeluaran uang untuk kesehatan penduduknya yang notabene tinggi sekali dan pemerintah mulai resah karena dengan biaya tinggi tetapi masih sakit aja dan tambah banyak. Perlunya kita mendukung program penjagaan kesehatan Cara Islam yang dipadukan dengan kedokteran modern disetiap bidang ilmu dan pendidikan apapun karena mempunyai tujuan kedepan jika biaya kesehatan dapat diminimalkan maka biaya kesehatan dapat di gunakan untuk yang lebih penting seperti meningkatkan perekonomian rakyat dan lainnya.
Penyakit di Masyarakat Islam karena tidak mengikuti Pola hidup Nabi Muhammad S.A.W dan juga tanggung jawab dokter di Indonesia
June 30, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Penyakit di masyarakat Islam indonesia mengalami berbagai perkembangan bertambah tinggi angka yang sakit , Para muslim di Indonesia sekarang mulai banyak mengeluhkan biaya pengobatan yang tinggi tetapi mereka tidak mengeluhkan ketidaktahuan mereka bagaimana mencegah penyakit yang sudah diberikan Rasul Muhammad S.A.W . Saya maklumin karena guru – guru agama mereka tidak bisa menjelaskan secara rinci bagaimana menjaga kesehatan menurut Nabinya, mungkin karena tidak ada waktu dikarenakan banyak bidang yang lebih penting yang dibahas dalam pondok – pondok ,apalagi di Indonesia bisa di hitung dengan jari berapa banyak kegengsian dokter muslim di Indonesia untuk membantu menyehatkan masyarakat dengan menganjurkan Pola hidup sehat Nabi Muhammad S.A.W dengan berbagai alasan tidak bisanya seperti kesibukan , semua manusia mempunyai kesibukan tetapi para dokter haruslah membuka cakrawala baru dalam otak – otak modern mereka terhadap pola Hidup sehat Nabi Muhammad S.A.W yang tidak perlu disangkal lagi mempunyai khasiat lebih baik dalam pencegahan dan pengobatan penyakit apapun. Masyarakat di Indonesia dengan mayoritas muslim membutuhkan para dokter – dokter yang mempunyai jiwa Islami bukan hanya ktp aja tetapi dalam mengobati tidak membawa pesan Rasul ke ummatnya dalam menjaga kesehatan. Belajar , belajarlah tentang Islam dan kesehatan bagi para dokter Islam biarpun itu specialis apapun agar yang mengaku sebagai orang Islam harus membawa misi kesehatan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad S.A.W dan jangan terus diributkan dengan Kemewahan dunia, gemerlap dunia detailer , kesombongan sebagai specialis karena masyarakat yang tidak mampu masih banyak di Indonesia dan mereka membutuhkan suatu pencegahan penyakit yang murah meriah , dan itu ada di ajarkan semua oleh Nabi Muhammad S.A.W .
Kembali kepada penyakit yang disebabkan pola hidup yang salah pada masyarakat Islam. Kehidupan setiap hari tidak terlepas dari yang namanya ancaman penyakit, tetapi bagaimana agar penyakit bisa dicegah dan bisa di jaga setiap waktu agar dalam melakukan aktivitas setiap hari dapat sehat. Masyarakat sekarang memang tidak bisa kita salahkan karena ilmu mereka sangat rendah , apalagi sekarang kuliah semakin mahal dan Insya Allah kedepan semakin banyak orang bodoh di Indonesia karena tingginya biaya kuliah dan hanya orang – orang berduit yang bisa sekolah tinggi. Ke intelektualan memang dibutuhkan tetapi pendalaman mengenai kesehatan juga harus dipelajari , orang tua disibukkan dengan mencari uang istri dan suami dengan alasan biaya yang tidak mencukupi dan akhirnya anak yang menjadi korban , sering sakit karena tidak mendapat perhatian ibunya yang mencari uang, jadinya anak tidak ada orang tua kalau dilihat dan hanya sebagai momok bagi para ibu karena takut tidak bisa makan , padahal Allah telah menjamin makhluknya. Kasus penyakit semakin tinggi karena kebiasaan makan diluar rumah dengan hampir 90 % memakai penyedap rasa dan akhirnya banyak kejadian Penyakit dengan beraneka ragam karena mencari praktisnya saja, andai masyarakat di Indonesia membiasakan membuat makanan di rumah dan jarang makan diluar maka kesehatan lebih terjaga. Banyak pola hidup Nabi Muhammad yang perlu ditiru agar penyakit dapat dicegah , dan bab menjaga kesehatan dengan pola nabi akan dihadirkan dalam bab tersendiri di web ini.
Larangan Pemerintah doktrin seorang dokter kepada pasiennya bahwa penyakitnya tidak bisa sembuh seumur hidup
June 28, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Dokter adalah seorang manusia dengan keterbatasan ilmu kedokteran karena berbeda dengan dokter dijaman dahulu kala , mereka menguasai semua bidang dan terus meneliti akan tetapi berbeda dengan dokter sekarang yang hanya mengandalkan ilmu dan teori tetapi tidak pernah ada inisiatif meneliti dengan dalil buat apa repot – repot kan sudah ada obat diteliti luar negeri dan cukup kita percaya saja dan menggunakannya, dokter goblok kalau seperti itu karena seorang dokter selain dia menimba ilmu kedokteran tetapi harus juga ada keniatan yang kuat untuk meneliti terus biarpun biaya tidak ada , tetapi bisa dengan banyaknya tanaman di Indonesia agar dimanfaatkan untuk pengobatan, di negara lain mereka sekarang justru telah mengiklankan dimedia massa bahwa kedokteran di negara tersebut sudah bisa mengobati penyakit kanker, AIDS dan lain-lain, maklum aja karena doktrin uang pertama dalam otak dokter , ingin cepat sukses, cepat kaya , banyak pasien,banyak kerjasama dengan detailer ,itulah jiwa dokter Indonesia yang harus diubah agar menjadi dokter yang mempunyai jiwa tidak memikirkan uang dahulu tetapi ilmu dahulu dan terus meneliti agar Indonesia menjadi maju dengan penelitian – penelitian para dokter Indonesia yang mempunyai otak encer dan sebetulnya lebih pandai dari dokter negara lain. ilmu kedokteran sangatlah luas dan haruslah para dokter tidak menyerah dalam mengobati seorang pasien biarpun penyakitnya parah dan juga harus mengingat biaya jangan mahal. Doktrin dokter – dokter kepada pasien sangatlah tidak berperikemanusiaan dan dapat di incar oleh HAM nantinya apabila penyakit yang pertama di doktrin oleh dokter tidak bisa sembuh. dilain itu juga doktrin tersebut menjatuhkan mental pasien dan membuatnya menjadi ATHEIS atau tidak percaya kepada Allah S.W.T lagi lagi karena penyakitnya di doktrin tidak bisa sembuh, dan bisa memacu otak menjadi stress , obat penenang diminum terus , penyakit semakin parah karena sudah tidak ada semangat hidup lagi dan akhirnya semakin jauh dari Allah S.W.T dan meninggal dengan keadaaan tidak dekat kepada Allah S.W.T dan meninggal dalam keadaan tidak Khusnul Khotimah dan itu kelak di Akhirat menjadi tanggung jawab dokter tersebut di hadapan Allah S.W.T . Allah S.W.T memberitahukan di AL-QUR’AN bahwa setiap penyakit ada obatnya dan ALLAH S.W.T yang memberikan kesembuhan .jadi sadarlah dokter – dokter Islam yang memang percaya AL-QUR’AN dan Hadits Nabi agar dalam mengobati membawa pesan agama kepada pasien agar mental pasien kuat dan jangan memberitahukan sediktpun bahwa dia tidak bisa sembuh karena siapa yang tahu mengenai ciptaan Allah S.W.T yaitu manusia biarpun obat disodorkan sebagai obat seumur hidup kepada pasien , jika manusia dekat dengan Allah S.W.T maka semua penyakit dapat disembuhkan dengan seizin Allah S.W.T
Penghapusan oleh pemerintah Keluarga Berencana di indonesia agar Invasi Penduduk Asing tidak memperbanyak jumlah keturunan di Indonesia
June 28, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Indonesia dengan keanekaragaman flora dan fauna serta keindahan alamnya dan melimpah ruah kekayaan alam dimana jika pemerintah memanfaatkan negara agraris yang subur ini semaksimal mungkin maka rakyat Indonesia menjadi no.1 sebagai negara paling makmur di dunia. Kepulauan di Indonesia sangat luas dengan banyak pulau dan masih banyaknya tanah di Indonesia masih tidak terkelola secara maksimal dikarenakan tidak adanya jumlah penduduk di Indonesia yang banyak. Keluarga berencana sangatlah tidak cocok diterapkan di Indonesia apalagi jumlah penduduk yang masih kurang.Keluarga Berencana dibuat seolah – olah momok bagi masyarakat dengan banyaknya anak akan membuat sengsara hidup. Diberbagai negara belahan dunia justru melarang KB dengan alasan agar banyaknya penduduk asli negara tersebut di negara tersebut , apalagi pemerintah akan semakin bertambah maju dengan jumlah penduduk yang dapat meningkatkan perekonomian negara. Pemerintah menghindari tanggung jawab sebagai pemimpin masyarakat dalam mengurusi jumlah penduduk , sebab itulah maka korupsi semakin merajalela dikarenakan jumlah penduduk yang sedikit dan mereka dapar mengeruk uang rakyat semena-mena. Dilain pihak Invasi penduduk asing keturunan melihat Indonesia sebagai negara yang subur dan penduduk sedikit mereka berdatangan dan melahirkan anak sebanyak – banyaknya agar dapat menguasai negara Indonesia secara tidak langsung. Penduduk Indonesia tidak melihat jauh kedepan dalam hal ini , oleh karena itu bersiap – siaplah dalam 10 tahun kedepan , bukan penduduk Indonesia yang banyak tetapi Penduduk Asing di Indonesia , dan mereka sangatlah kuat dan juga agama yang mereka anut bukanlah Islam , jadi bersiap- siaplah 10 tahun kedepan , negara kita bukan 90 % muslim tetapi 40 % saja dan akhirnya yang terjadi kemerosotan moral . Janganlah berleha – leha sekarang dan ikut aja saran pemerintah dalam ber KB ria , Ibu – ibu tidak mau direpotkan dengan banyak anak alasan yang dipakai terus dalam berkata pada para suaminya. Jika para suami mengikuti aja kata Istri nantinya anak keturunan mereka yang sengsara dikarenakan terhimpit dengan Invasi penduduk asing lain agama yang menekan semua segi perekonomian.Bisa kita lihat sekarang tempat rumah – rumah penduduk asli Indonesia banyak didaerah kumuh , tetapi penduduk asing yang berkedok cinta Indonesia tetapi mereka tidak ada yang ikut KB karena mempunyai suatu tujuan kedepan memperbanyak anggotanya agar kelak Indonesia bukan lagi negara dengan mayoritas muslim tetapi mayoritas bukan muslim. Sekarang saja kita melihat sangatlah sedikit warga Indonesia yang bisa mempunyai suatu perusahaan , tetapi sangatlah banyak yang menjadi karyawan dengan gaji pas-pas an, Menangis , menangis , menangislah nanti karena bersiap – siap menjadi warga Indonesia paling miskin, paling bodoh di Indonesia karena tidak ada uang untuk sekolah , untuk mencari sandang pangan , membuat usaha karena lebih kuatnya warga asing sok mengaku cinta Indonesia , tetapi jika negaranya di sana merayakan hari kenegaraan mereka berbondong -bondong pulang untuk merayakan di sana dan tidak ada rasa cinta kepada negara yang ditempati sekarang.
Pembanyakan dokter di Indonesia yang merata dengan dasar tugas wajib dari pemerintah (seperti wajib militer )
June 27, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Indonesia masih sangat kurang sekali akan dokter umum , apalagi dokter specialis. dari data 1(satu) dokter masih menangani 250.000 orang perbulan, mana mampu bagi manusia dengan banyak begitu pasiennya ,dikarenakan juga biaya untuk masuk kedokteran yang selangit dan tetek bengek prosedur yang rumit dan tidak dimudahkan dan juga tidak adanya jalan untuk orang tidak mampu dengan kemampuan tinggi agar dapat masuk kedokteran dengan biaya ringan. Itu masih dokter umum , belum dokter specialis. Kalau terjadi di rumah sakit – rumah sakit sekarang keadaan dokter lama datang atau jam visite yang kurang, itu karena kurangnya jumlah dokter specialis .Tugas pemerintah untuk mendorong dan memberikan ultimatum untuk rumah sakit – rumah sakit pendidikan agar membanyakan pengambilan dokter baru untuk disekolahkan lagi agar menjadi dokter specialis yang dimana dibiayai pemerintah, biarpun harus dilempar ke daerah dengan ikatan perjanjian dinas 10 tahun karena biaya masuk dibayari pemerintah.Wajar kalau akan terjadi banyak maal praktek karena dokter kebanyakan pasien dan lelah dan kesenjangan sosial diantara dokter sendiri ,dan juga semakin menumpuknya dokter diperkotaan. Invasi dokter asing masih bisa dicegah jika pemerintah menerapkan program tersebut apalagi dokter asing kebanyakan mendapat stempel sertifikat kompetensi international dari pemerintahnya sebagai akal – akalan saja ,demi untuk mempercepat pembanyakan dokter dinegerinya agar dengan tujuan rakyatnya sehat dan biaya kesehatan dapat diminimalkan.Biaya kesehatan di Indonesia sangatlah tinggi sekali. mungkin kalau diberikan makan dengan lauk pauk lengkap kepada rakyat miskin setiap hari 3 kali masih banyak kembaliannya.Manajemen
pemerintah haruslah dirubah agar masyarakat dapat menikmati kesehatan yang tidak hanya bisa dinikmati oleh orang yang berada dalam pemeriksaan dengan alat canggih dan juga mencegah invasi dokter asing dengan jalan memperbanyak pendidikan dokter di Indonesia dan penyebaran dokter dengan tugas wajib militer kesehatan di seluruh Inonesia.
Peraturan bagi rumah sakit – sakit agar tidak menahan pasien yang sudah sehat
June 27, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Sering ada celetuk cerita dari sesama dokter yang masih mempunyai hari nurani dokter membicarakan tentang rumah sakit sekarang terlalu materialistis dan mengejar BOR agar pasien opname biarpun pasien sebetulnya masih bisa dirawat dengan iming – iming hadiah dan juga rapat – rapat manajemen rumah sakit agar pasien diharuskan opname minimal 1 minggu biarpun sudah sehat walafiat ( bagaimana jika itu terjadi pada keluarga dokter sendiri ? ) .Alangkah kejamnya rumah sakit – rumah sakit tersebut menerapkan peraturan dan rapat – rapat tidak berguna demi meningkatkan omset rumah sakit , dan juga apotik – apotik dirumah sakit mereka tidak menyediakan obat paten dengan harga murah , hanya dua jenis generik dan patent mahal,padahal masyarakat cenderung ingin yang paten tetapi dengan harga yang murah.Dengan adanya tadi mulai terjadi banyak permainan yang tidak jujur didalam rumah sakit ,bayangkan para detailer – detailer dengan harga obat semisal 10 ribu perbiji untuk obat patent , mereka masih memberikan 10 % untuk bagian pengadaan obat rumah sakit dengan perjanjian omongan bukan tulisan karena takut ketahuan , untuk dokter 10-30 % tergantung negosiasi dengan detailernya.( karena dokter di Indonesia masih sangat tidak mampu apalagi mereka kumpul dikota dan tidak ada pasien , jadi mereka makan dari uang detailer tadi, alangkah baiknya pemerintah memperhatikan nasib dokter tadi dengan memberikan tunjangan yang cukup sekali agar mereka tidak perduli dengan uang detailer dan dapat hidup dengan layak) ,saya lanjutkan, untuk apotik mereka memotong lagi 20 – 25 % , untuk Dinas kesehatan ? Gubernur ? mungkin hanya 100 rupiah mungkin obat paten tersebut bisa menjadi 10 ribu dengan perputaran tadi. Kembali lagi kepada pemerintah agar memberikan izin rumah sakit yang mampu mandiri , tanpa embel – embel detailer dan juga rumah sakit harus mampu membayar dokter specialis untuk stanby seperti dokter umum ( karena ntar rumah sakit seperti mereka yang hanya mendirikan rumah sakit dengan biaya detailer kembali akan terus bergantung tidak mandiri )” seperti bank yang dilikuidasi dikarenakan dulu mendirikan bank cukup modal 2 milyar ” agar pasien merasa diperhatikan dan tidak komplain. Mungkin jalan satu – satunya penugasan wajib militer kesehatan ke daerah dengan tujuan pemerataan nasib dokter agar menjadi layak hidup. PTT jangan dihapus dan justru harus diwajibkan 3 tahun minimal agar merata dokter disleuruh penjuru nusantara dan pembanyakan pendidikan dokter agar para mantri tidak mengaku sebagai dokter didaerah dan malah menjadi jelek nama dokter jika mantri yang memberikan pengobatan yang dimana mereka tidak mengerti pengobatan. maal praktek akan terus terjadi diseluruh Nusantara.

