Perlunya Kurikulum Pola Hidup sehat cara Nabi Muhammad dimasukkan dalam kurikulum Kedokteran Modern
June 30, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Kurikulum kedokteran di bagian kesehatan masyarakat sebetulnya perlu menambahkan kurikulum pola hidup sehat cara Nabi karena pola hidup sehat cara Nabi telah banyak menunjukkan khasiat yang smepurna dalam kesehatan , dan juga bagian kesehatan masyarakat tidak perlu banyak direpotkan untuk menjelaskan di masyarakat karena mayoritas muslim dan itu bisa dibantu ditambahkan kesekolah – sekolah SD , SMP , Pondok pesantren ,Perkuliahan dalam bidang apapun karena semua bidang ilmu juga ingin agar sehat dan lebih ringan pembiayaan dalam menjaga kesehatan. Jadi Kurikulum menjaga kesehatan harus diterapkan pemerintah disetiap bidang ilmu agar nantinya juga meringankan pembiayaan pemerintah dalam pengeluaran uang untuk kesehatan penduduknya yang notabene tinggi sekali dan pemerintah mulai resah karena dengan biaya tinggi tetapi masih sakit aja dan tambah banyak. Perlunya kita mendukung program penjagaan kesehatan Cara Islam yang dipadukan dengan kedokteran modern disetiap bidang ilmu dan pendidikan apapun karena mempunyai tujuan kedepan jika biaya kesehatan dapat diminimalkan maka biaya kesehatan dapat di gunakan untuk yang lebih penting seperti meningkatkan perekonomian rakyat dan lainnya.
Penyakit di Masyarakat Islam karena tidak mengikuti Pola hidup Nabi Muhammad S.A.W dan juga tanggung jawab dokter di Indonesia
June 30, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Penyakit di masyarakat Islam indonesia mengalami berbagai perkembangan bertambah tinggi angka yang sakit , Para muslim di Indonesia sekarang mulai banyak mengeluhkan biaya pengobatan yang tinggi tetapi mereka tidak mengeluhkan ketidaktahuan mereka bagaimana mencegah penyakit yang sudah diberikan Rasul Muhammad S.A.W . Saya maklumin karena guru – guru agama mereka tidak bisa menjelaskan secara rinci bagaimana menjaga kesehatan menurut Nabinya, mungkin karena tidak ada waktu dikarenakan banyak bidang yang lebih penting yang dibahas dalam pondok – pondok ,apalagi di Indonesia bisa di hitung dengan jari berapa banyak kegengsian dokter muslim di Indonesia untuk membantu menyehatkan masyarakat dengan menganjurkan Pola hidup sehat Nabi Muhammad S.A.W dengan berbagai alasan tidak bisanya seperti kesibukan , semua manusia mempunyai kesibukan tetapi para dokter haruslah membuka cakrawala baru dalam otak – otak modern mereka terhadap pola Hidup sehat Nabi Muhammad S.A.W yang tidak perlu disangkal lagi mempunyai khasiat lebih baik dalam pencegahan dan pengobatan penyakit apapun. Masyarakat di Indonesia dengan mayoritas muslim membutuhkan para dokter – dokter yang mempunyai jiwa Islami bukan hanya ktp aja tetapi dalam mengobati tidak membawa pesan Rasul ke ummatnya dalam menjaga kesehatan. Belajar , belajarlah tentang Islam dan kesehatan bagi para dokter Islam biarpun itu specialis apapun agar yang mengaku sebagai orang Islam harus membawa misi kesehatan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad S.A.W dan jangan terus diributkan dengan Kemewahan dunia, gemerlap dunia detailer , kesombongan sebagai specialis karena masyarakat yang tidak mampu masih banyak di Indonesia dan mereka membutuhkan suatu pencegahan penyakit yang murah meriah , dan itu ada di ajarkan semua oleh Nabi Muhammad S.A.W .
Kembali kepada penyakit yang disebabkan pola hidup yang salah pada masyarakat Islam. Kehidupan setiap hari tidak terlepas dari yang namanya ancaman penyakit, tetapi bagaimana agar penyakit bisa dicegah dan bisa di jaga setiap waktu agar dalam melakukan aktivitas setiap hari dapat sehat. Masyarakat sekarang memang tidak bisa kita salahkan karena ilmu mereka sangat rendah , apalagi sekarang kuliah semakin mahal dan Insya Allah kedepan semakin banyak orang bodoh di Indonesia karena tingginya biaya kuliah dan hanya orang – orang berduit yang bisa sekolah tinggi. Ke intelektualan memang dibutuhkan tetapi pendalaman mengenai kesehatan juga harus dipelajari , orang tua disibukkan dengan mencari uang istri dan suami dengan alasan biaya yang tidak mencukupi dan akhirnya anak yang menjadi korban , sering sakit karena tidak mendapat perhatian ibunya yang mencari uang, jadinya anak tidak ada orang tua kalau dilihat dan hanya sebagai momok bagi para ibu karena takut tidak bisa makan , padahal Allah telah menjamin makhluknya. Kasus penyakit semakin tinggi karena kebiasaan makan diluar rumah dengan hampir 90 % memakai penyedap rasa dan akhirnya banyak kejadian Penyakit dengan beraneka ragam karena mencari praktisnya saja, andai masyarakat di Indonesia membiasakan membuat makanan di rumah dan jarang makan diluar maka kesehatan lebih terjaga. Banyak pola hidup Nabi Muhammad yang perlu ditiru agar penyakit dapat dicegah , dan bab menjaga kesehatan dengan pola nabi akan dihadirkan dalam bab tersendiri di web ini.
Larangan Pemerintah doktrin seorang dokter kepada pasiennya bahwa penyakitnya tidak bisa sembuh seumur hidup
June 28, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Dokter adalah seorang manusia dengan keterbatasan ilmu kedokteran karena berbeda dengan dokter dijaman dahulu kala , mereka menguasai semua bidang dan terus meneliti akan tetapi berbeda dengan dokter sekarang yang hanya mengandalkan ilmu dan teori tetapi tidak pernah ada inisiatif meneliti dengan dalil buat apa repot – repot kan sudah ada obat diteliti luar negeri dan cukup kita percaya saja dan menggunakannya, dokter goblok kalau seperti itu karena seorang dokter selain dia menimba ilmu kedokteran tetapi harus juga ada keniatan yang kuat untuk meneliti terus biarpun biaya tidak ada , tetapi bisa dengan banyaknya tanaman di Indonesia agar dimanfaatkan untuk pengobatan, di negara lain mereka sekarang justru telah mengiklankan dimedia massa bahwa kedokteran di negara tersebut sudah bisa mengobati penyakit kanker, AIDS dan lain-lain, maklum aja karena doktrin uang pertama dalam otak dokter , ingin cepat sukses, cepat kaya , banyak pasien,banyak kerjasama dengan detailer ,itulah jiwa dokter Indonesia yang harus diubah agar menjadi dokter yang mempunyai jiwa tidak memikirkan uang dahulu tetapi ilmu dahulu dan terus meneliti agar Indonesia menjadi maju dengan penelitian – penelitian para dokter Indonesia yang mempunyai otak encer dan sebetulnya lebih pandai dari dokter negara lain. ilmu kedokteran sangatlah luas dan haruslah para dokter tidak menyerah dalam mengobati seorang pasien biarpun penyakitnya parah dan juga harus mengingat biaya jangan mahal. Doktrin dokter – dokter kepada pasien sangatlah tidak berperikemanusiaan dan dapat di incar oleh HAM nantinya apabila penyakit yang pertama di doktrin oleh dokter tidak bisa sembuh. dilain itu juga doktrin tersebut menjatuhkan mental pasien dan membuatnya menjadi ATHEIS atau tidak percaya kepada Allah S.W.T lagi lagi karena penyakitnya di doktrin tidak bisa sembuh, dan bisa memacu otak menjadi stress , obat penenang diminum terus , penyakit semakin parah karena sudah tidak ada semangat hidup lagi dan akhirnya semakin jauh dari Allah S.W.T dan meninggal dengan keadaaan tidak dekat kepada Allah S.W.T dan meninggal dalam keadaan tidak Khusnul Khotimah dan itu kelak di Akhirat menjadi tanggung jawab dokter tersebut di hadapan Allah S.W.T . Allah S.W.T memberitahukan di AL-QUR’AN bahwa setiap penyakit ada obatnya dan ALLAH S.W.T yang memberikan kesembuhan .jadi sadarlah dokter – dokter Islam yang memang percaya AL-QUR’AN dan Hadits Nabi agar dalam mengobati membawa pesan agama kepada pasien agar mental pasien kuat dan jangan memberitahukan sediktpun bahwa dia tidak bisa sembuh karena siapa yang tahu mengenai ciptaan Allah S.W.T yaitu manusia biarpun obat disodorkan sebagai obat seumur hidup kepada pasien , jika manusia dekat dengan Allah S.W.T maka semua penyakit dapat disembuhkan dengan seizin Allah S.W.T
Penghapusan oleh pemerintah Keluarga Berencana di indonesia agar Invasi Penduduk Asing tidak memperbanyak jumlah keturunan di Indonesia
June 28, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Indonesia dengan keanekaragaman flora dan fauna serta keindahan alamnya dan melimpah ruah kekayaan alam dimana jika pemerintah memanfaatkan negara agraris yang subur ini semaksimal mungkin maka rakyat Indonesia menjadi no.1 sebagai negara paling makmur di dunia. Kepulauan di Indonesia sangat luas dengan banyak pulau dan masih banyaknya tanah di Indonesia masih tidak terkelola secara maksimal dikarenakan tidak adanya jumlah penduduk di Indonesia yang banyak. Keluarga berencana sangatlah tidak cocok diterapkan di Indonesia apalagi jumlah penduduk yang masih kurang.Keluarga Berencana dibuat seolah – olah momok bagi masyarakat dengan banyaknya anak akan membuat sengsara hidup. Diberbagai negara belahan dunia justru melarang KB dengan alasan agar banyaknya penduduk asli negara tersebut di negara tersebut , apalagi pemerintah akan semakin bertambah maju dengan jumlah penduduk yang dapat meningkatkan perekonomian negara. Pemerintah menghindari tanggung jawab sebagai pemimpin masyarakat dalam mengurusi jumlah penduduk , sebab itulah maka korupsi semakin merajalela dikarenakan jumlah penduduk yang sedikit dan mereka dapar mengeruk uang rakyat semena-mena. Dilain pihak Invasi penduduk asing keturunan melihat Indonesia sebagai negara yang subur dan penduduk sedikit mereka berdatangan dan melahirkan anak sebanyak – banyaknya agar dapat menguasai negara Indonesia secara tidak langsung. Penduduk Indonesia tidak melihat jauh kedepan dalam hal ini , oleh karena itu bersiap – siaplah dalam 10 tahun kedepan , bukan penduduk Indonesia yang banyak tetapi Penduduk Asing di Indonesia , dan mereka sangatlah kuat dan juga agama yang mereka anut bukanlah Islam , jadi bersiap- siaplah 10 tahun kedepan , negara kita bukan 90 % muslim tetapi 40 % saja dan akhirnya yang terjadi kemerosotan moral . Janganlah berleha – leha sekarang dan ikut aja saran pemerintah dalam ber KB ria , Ibu – ibu tidak mau direpotkan dengan banyak anak alasan yang dipakai terus dalam berkata pada para suaminya. Jika para suami mengikuti aja kata Istri nantinya anak keturunan mereka yang sengsara dikarenakan terhimpit dengan Invasi penduduk asing lain agama yang menekan semua segi perekonomian.Bisa kita lihat sekarang tempat rumah – rumah penduduk asli Indonesia banyak didaerah kumuh , tetapi penduduk asing yang berkedok cinta Indonesia tetapi mereka tidak ada yang ikut KB karena mempunyai suatu tujuan kedepan memperbanyak anggotanya agar kelak Indonesia bukan lagi negara dengan mayoritas muslim tetapi mayoritas bukan muslim. Sekarang saja kita melihat sangatlah sedikit warga Indonesia yang bisa mempunyai suatu perusahaan , tetapi sangatlah banyak yang menjadi karyawan dengan gaji pas-pas an, Menangis , menangis , menangislah nanti karena bersiap – siap menjadi warga Indonesia paling miskin, paling bodoh di Indonesia karena tidak ada uang untuk sekolah , untuk mencari sandang pangan , membuat usaha karena lebih kuatnya warga asing sok mengaku cinta Indonesia , tetapi jika negaranya di sana merayakan hari kenegaraan mereka berbondong -bondong pulang untuk merayakan di sana dan tidak ada rasa cinta kepada negara yang ditempati sekarang.
Penelitian Kedokteran Islam
June 27, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Our Activity
Didalam website ini berisi tentang berbagai penelitian kedokteran islam
Kegiatan Dakwah
June 27, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Our Activity
Website ini bertujuan untuk kegiatan dakwah
Thibbun Nabawy
June 27, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Our Activity
Didalam website ini LPLI Sunan Ampel melakukan penelitian terhadap produk-produk islami
Pembanyakan dokter di Indonesia yang merata dengan dasar tugas wajib dari pemerintah (seperti wajib militer )
June 27, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Indonesia masih sangat kurang sekali akan dokter umum , apalagi dokter specialis. dari data 1(satu) dokter masih menangani 250.000 orang perbulan, mana mampu bagi manusia dengan banyak begitu pasiennya ,dikarenakan juga biaya untuk masuk kedokteran yang selangit dan tetek bengek prosedur yang rumit dan tidak dimudahkan dan juga tidak adanya jalan untuk orang tidak mampu dengan kemampuan tinggi agar dapat masuk kedokteran dengan biaya ringan. Itu masih dokter umum , belum dokter specialis. Kalau terjadi di rumah sakit – rumah sakit sekarang keadaan dokter lama datang atau jam visite yang kurang, itu karena kurangnya jumlah dokter specialis .Tugas pemerintah untuk mendorong dan memberikan ultimatum untuk rumah sakit – rumah sakit pendidikan agar membanyakan pengambilan dokter baru untuk disekolahkan lagi agar menjadi dokter specialis yang dimana dibiayai pemerintah, biarpun harus dilempar ke daerah dengan ikatan perjanjian dinas 10 tahun karena biaya masuk dibayari pemerintah.Wajar kalau akan terjadi banyak maal praktek karena dokter kebanyakan pasien dan lelah dan kesenjangan sosial diantara dokter sendiri ,dan juga semakin menumpuknya dokter diperkotaan. Invasi dokter asing masih bisa dicegah jika pemerintah menerapkan program tersebut apalagi dokter asing kebanyakan mendapat stempel sertifikat kompetensi international dari pemerintahnya sebagai akal – akalan saja ,demi untuk mempercepat pembanyakan dokter dinegerinya agar dengan tujuan rakyatnya sehat dan biaya kesehatan dapat diminimalkan.Biaya kesehatan di Indonesia sangatlah tinggi sekali. mungkin kalau diberikan makan dengan lauk pauk lengkap kepada rakyat miskin setiap hari 3 kali masih banyak kembaliannya.Manajemen
pemerintah haruslah dirubah agar masyarakat dapat menikmati kesehatan yang tidak hanya bisa dinikmati oleh orang yang berada dalam pemeriksaan dengan alat canggih dan juga mencegah invasi dokter asing dengan jalan memperbanyak pendidikan dokter di Indonesia dan penyebaran dokter dengan tugas wajib militer kesehatan di seluruh Inonesia.
Peraturan bagi rumah sakit – sakit agar tidak menahan pasien yang sudah sehat
June 27, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Berita hangat dr.Aldjoefrie
Sering ada celetuk cerita dari sesama dokter yang masih mempunyai hari nurani dokter membicarakan tentang rumah sakit sekarang terlalu materialistis dan mengejar BOR agar pasien opname biarpun pasien sebetulnya masih bisa dirawat dengan iming – iming hadiah dan juga rapat – rapat manajemen rumah sakit agar pasien diharuskan opname minimal 1 minggu biarpun sudah sehat walafiat ( bagaimana jika itu terjadi pada keluarga dokter sendiri ? ) .Alangkah kejamnya rumah sakit – rumah sakit tersebut menerapkan peraturan dan rapat – rapat tidak berguna demi meningkatkan omset rumah sakit , dan juga apotik – apotik dirumah sakit mereka tidak menyediakan obat paten dengan harga murah , hanya dua jenis generik dan patent mahal,padahal masyarakat cenderung ingin yang paten tetapi dengan harga yang murah.Dengan adanya tadi mulai terjadi banyak permainan yang tidak jujur didalam rumah sakit ,bayangkan para detailer – detailer dengan harga obat semisal 10 ribu perbiji untuk obat patent , mereka masih memberikan 10 % untuk bagian pengadaan obat rumah sakit dengan perjanjian omongan bukan tulisan karena takut ketahuan , untuk dokter 10-30 % tergantung negosiasi dengan detailernya.( karena dokter di Indonesia masih sangat tidak mampu apalagi mereka kumpul dikota dan tidak ada pasien , jadi mereka makan dari uang detailer tadi, alangkah baiknya pemerintah memperhatikan nasib dokter tadi dengan memberikan tunjangan yang cukup sekali agar mereka tidak perduli dengan uang detailer dan dapat hidup dengan layak) ,saya lanjutkan, untuk apotik mereka memotong lagi 20 – 25 % , untuk Dinas kesehatan ? Gubernur ? mungkin hanya 100 rupiah mungkin obat paten tersebut bisa menjadi 10 ribu dengan perputaran tadi. Kembali lagi kepada pemerintah agar memberikan izin rumah sakit yang mampu mandiri , tanpa embel – embel detailer dan juga rumah sakit harus mampu membayar dokter specialis untuk stanby seperti dokter umum ( karena ntar rumah sakit seperti mereka yang hanya mendirikan rumah sakit dengan biaya detailer kembali akan terus bergantung tidak mandiri )” seperti bank yang dilikuidasi dikarenakan dulu mendirikan bank cukup modal 2 milyar ” agar pasien merasa diperhatikan dan tidak komplain. Mungkin jalan satu – satunya penugasan wajib militer kesehatan ke daerah dengan tujuan pemerataan nasib dokter agar menjadi layak hidup. PTT jangan dihapus dan justru harus diwajibkan 3 tahun minimal agar merata dokter disleuruh penjuru nusantara dan pembanyakan pendidikan dokter agar para mantri tidak mengaku sebagai dokter didaerah dan malah menjadi jelek nama dokter jika mantri yang memberikan pengobatan yang dimana mereka tidak mengerti pengobatan. maal praktek akan terus terjadi diseluruh Nusantara.
Penelitian Pasien dengan Diabetes mellitus tipe non-insulin dependent dan dependent insulin
June 27, 2009 by dr.Aldjoefrie
Filed under Penelitian Pasien dengan Diabetes mellitus tipe non-insulin dependent dan dependent insulin
50 pasien yang diambil dari pasien di rumah sakit swasta sebagai percobaan dengan gula darah antara 300 – 550. pasien yang diberikan pengobatan dengan cara nabi yang sekali makan yang lapar dan berhenti sebelum merasa kenyang dan menggunakan 3 jari seperti seorang nabi untuk memaksimalkan proses makanan lebih cepat dan pasien dianjurkan mengunyah dengan pelan dan lembut agar cepat kenyang . pasien dianjurkan untuk berpuasa Senin dan Kamis, kaya dan melengkapi berbagai jenis pasien dari setiap Nigella Sativa 3G, bawang putih Nigella sativa, Nigella propolis, 3×3 capsul dosis 500 mg, dan minyak zaitun yang olitalia rutin 3×2 sendok makan, diganti beras butiran, daging masih diperbolehkan, susu, masih kurang buah, kurang gula. hasil penelitian dalam satu minggu waktu saja kadar gula darah dari 300 menjadi 120 -125 yang kadar gula darah 500 menjadi 150 -168. pasien juga merasa bahwa tubuh terasa lebih segar dan sehat, serta keluhan pasien pin sakit saraf karena diabetes jauh berkurang. dan dependent insulin, insulin coba dilepaskan ternyata gula tetap dapat dikontrol.

